Nasihat kepada Salafiyyin untuk Menjahui Abu Hazim si Pelembek Manhaj


Berkata Asy-Syaikh Abu Fairuz Al-Jawiy Al-Indonesiy حفظه الله: Maka Abu Hazim telah menempuh berbagai jalan hizbiyyun dan bersikeras di atas perbuatan itu. Dan dia menyebabkan sekelompok orang untuk bertekad bangkit membela kesalahan, kebatilan dia. 

Maka saya menasihati para ikhwah Salafiyyun, nasihat lillaahi Ta'ala, setelah saya memohon pilihan, memohon petunjuk kepada Alloh, saya menasehati para ikhwah salafiyyun untuk Menjahui Abu Hazim Al-Indonesiy. Tidak mengikuti pelajaran dia, dan tidak mendengar ucapan dia, dan sebagainya sampai dia tawadhu terhadap kebenaran dan taubat kepada Alloh ta'ala dengan taubat yang benar, yang memenuhi syarat-syarat taubat. Ini demi keselamatan kita semua, demi keselamtan kita dan orang-orang di sekeliling kita.

Sebagaimana dikatakan oleh Imam An-Nawawiy رحمه الله di dalam Riyadhus Sholihin:

والسلامة لا يعدلها شيء

"Keselamatan itu tidak mampu ditandingi atau disetarai oleh sesuatu apapun,"

Inilah nasihat saya untuk menjahui orang tersebut.

Dukungan untuk Nasihat Ini

1. Asy-Syaikh Hasan bin Qosim Ar-Roimiy حفظه الله: "Sebarkanlah kalam Abu Fairuz, karena dia adalah orang berakal dan pemberi faidah." [t.me/dars_ustadz_siddiq_markiz_toraut/2102]

2. Asy-Syaikh Abdulloh Al-Iryaniy حفظه الله: "Nasihat yang baik/bagus." [t.me/dars_ustadz_abu_turob/2365]

3. Al-Ustadz Abu Saif Mufti bin Choiri حفظه الله: "Penjelasan bantahan oleh Asy-Syaikh Abu Fairuz حفظه الله تعالى adalah suatu bantahan yang kuat, ilmiah, terarah insyaa Alloh Ta'ala dan dari sisi pemilihan kata dan KEILMIAHAN, tentunya beliau LEBIH, 

Sehingga Kami menasihatkan untuk ikhwah , بارك الله فيكم, untuk menyimak nya dan memperhatikannya, insyaa Alloh apa yang beliau katakan bukan berdasarkan hawa nafsu, bukan berdasarkan kedengkian,

Karena beliau sendiri telah bersabar bahkan ketika ikhwah memperingatkan beliau untuk tidak dauroh bersama Abu Hazim, karena permasalahan TN, beliau masih bersabar dan tidak memperdulikan hal tersebut,

Sampai ketika melihat suatu bentuk kesalahan yang sepatutnya untuk di peringatkan maka beliau berbicara,

Maka insyaa Alloh itu bukan sesuatu yang berdasarkan kedengkian & hawa nafsu tetapi insyaa Alloh suatu hal yang berdasarkan keikhlasan karena Alloh Subhanahu wa Ta'aala.
والله تعالى أعلم"
[t.me/dars_ustadz_abu_saif_mufti/3389]

Sumber: t.me/dars_syaikh_abu_fairuz
Judul: diambil dari sumbernya.
Diposting & Diedit seperlunya di Blog ini.
Repost from SalafyWeb.Com
Nasihat Hizbi Hizbiy Allah Allooh Allaah Shalihin Tahdzir Tahdziran

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Manhaj & Aqidah

Akhlak & Adab

Fiqih

Kajian Kitab

Dauroh

Muhadhoroh

نموذج الاتصال